Implementasi Metode Monte Carlo Dalam Memprediksi Hasil Panen Cabai

Authors

  • Nurhidayah Universitas Asahan Author
  • Dicky Apdilah Universitas Asahan Author

Abstract

Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Asahan. Kabupaten Batu Bara beribu kota di Kecamatan Limapuluh, dalam meningkatkan prekonomian Kabupaten. Pemerintah setempat berupaya meningkatkan hasil produksi hasil panen seperti cabai yang merupakan sumber mata pencarian masyarakat Batu Bara. Salah satu daerah yang saat ini meningkat hasil panen tanaman cabai ialah daerah Lubuk Cuik yang merupakan tempat penelitian, akan tetapi masyarakat kurang paham akan pencapaian hasil produksi cabai yang menyebabkan tidak tercapainya perkiraan hasil penen priode selanjutnya. Tujuan dalam penelitian ini ialah merancang dan membangun sistem yang dapat memprediksi/ mensimulasikan hasil panen cabai periode berikutnya dengan mengimplementasikan metode simulasi Monte Carlo. Data yang digunakan ialah data hasil panen cabai hijau, cabai kecil dan cabai merah 1 tahun terakir. Dari proses input yang dihasilkan berupa data hasil panen cabai kecil di tahun 2021 ialah sebanyak 9655 Kg sedangkan ditahun 2022 sebanyak 10245 Kg. Sedangkan output untuk prediksi peningkatan hasil panen dirata-ratakan sebanyak 853.75 Kg dibulatkan menjadi 853 Kg. hasil inputan cabai merah yang didapat terlihat bahwa jumlah hasil panen di tahun 2021 ialah sebanyak 10343 Kg sedangkan ditahun 2022 sebanyak 10344 Kg. Sedangkan output untuk prediksi peningkatan hasil panen dirata-ratakan sebanyak 862.00 Kg dibulatkan menjadi 862 Kg. hasil cabai hijau yang diinput terlihat bahwa jumlah hasil panen di tahun 2021 ialah sebanyak 9507 Kg sedangkan ditahun 2022 sebanyak 10262 Kg. Sedangkan untuk output prediksi peningkatan hasil panen dirata-ratakan sebanyak 855.17 Kg dibulatkan menjadi 855 Kg.

Downloads

Published

2024-09-05